728x90 AdSpace

  • Latest News

    Tuesday, July 14, 2015

    Cara Madrid dan Barca dalam Melepas Legendanya

    Casilas

    Dua tim raksasa asal Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, telah ditinggal pergi oleh legendanya masing-masingnya. Namun ada yang menarik dari perpisahan keduanya, yang dibuat oleh pihak klub masing-masing.

    Xavi telah memutuskan pergi dari tim yang sudah dibelanya selama 24 tahun, Barcelona. Selama 17 tahun bergabung dengan tim Barcelona senior, total sudah 505 kali penampilan dan 58 gol yang disumbangkan olehnya.

    Pemain berusia 35 tahun ini akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Al Sadd dari Qatar dengan kontrak selama 2 tahun. Tak ayal bila El Barca benar-benar merasa sedih saat pemain asli akademi La Masia ini harus pergi dari Camp Nou.

     Iniesta sedang memberikan testimoni perpisahan Xavi.

    Xavi dilepas dalam pesta perpisahan yang digelar oleh manajemen dan para penggawa Blaugrana. Di meja jumpa pers, mantan timnas Spanyol itu ditemani oleh Andres Iniesta dan Presiden Josep Maria Bartomeu.

    Bahkan mantan Presiden klub, Joan Laporta, turut hadir dalam acara tersebut juga ikut meneteskan air mata karena merasa terharu. Memang, Xavi beruntung perpisahannya dengan klub berakhir manis dengan membawa Barca meraih treble winners.

    Sayangnya, keadaan tersebut berbanding terbalik dengan apa yang diterima oleh Casillas. Kiper dan sekaligus mantan kapten Los Blancos tersebut harus pisah dengan “biasa” saja pada jumpa persnya.

     Iker Casillas (sendiri)

    Bahkan media asal Spanyol, Marca, membuat judul “Home Alone” untuk Casillas. Kiper yang meneruskan karier ke FC Porto itu harus menangis seorang diri pada jumpa pers kala mengucapkan salam perpisahan, tidak ada pelukan atau dampingan dari rekan setimnya.

    Parahnya lagi, akun resmi Twitter @realmadrid meng-unfollow akun sang mantan kapten. Casillas seperti benar-benar tak diinginkan lagi oleh Los Merengues. Demikian sebagaimana dikutip dari 101 Great Goals.

    Kiper berusia 34 tahun itu merupakan didikan asli Madrid, hingga akhirnya masuk ke skuad senior Madrid pada 1999.

    Selama memperkuat El Real, pemain yang mencatatkan 725 penampilan bersama El Real itu sudah mempersembahkan lima titel La Liga, dua Copa del Rey, tiga Liga Champions, dan dua Piala Dunia Antarklub/Interkontinental. (viva)
    • Visitor Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Cara Madrid dan Barca dalam Melepas Legendanya Rating: 5 Reviewed By: Apri
    Scroll to Top